Kegunaan Berpuasa

 
1. waktu berpuasa, kurang lebih 600 miliar sel dalam tubuh mengumpulkan diri supaya bisa bertahan hidup. dengan berhimpunnya 600 miliar sel, daya tahan tubuh seseorang mau makin tangguh. 
 
2. tunjukkan peluang pada alat-alat pencernaan yang pada hari-hari tak berpuasa bekerja ekstra keras. 
 
3. membebaskan tubuh dari racun, kotoran serta ampas (seperti tinja, urin, co2, serta keringat) yang bermakna membatasi suplai makanan yang masuk ke dalam tubuh, penumpukan racun serta kotoran bisa dicegah, dengan begitu mau mengurangi risiko penumpukan bakteri, virus mirip kuman yang menjadi racun didalam tubuh, maka menghentikan makanan untuk bakteri–virus serta sel kanker–sehingga tak bisa hidup dalam tubuh manusia. 
 
4. adanya peningkatan sel darah putih yang terlampau penting untuk kekebalan tubuh terhadap bermacam infeksi. 
 
5. menaikkan daya serap makanan yang awal mulanya cuman menyerap gizi sebesar 35 % dari semua gizi yang dikandung dalam makanan jadi hampir memperoleh 85 %.  
 
6. berguna pada proses pengobatan pasien obesitas yang sering jadi pemicu penyakit-penyakit mirip jantung, hipertensi, serta gangguan kardiovaskuler. 
 
7. bisa memperbaiki fungsi-fungsi hormon dalam tubuh, terhitung hormon yang berkenaan dengan reproduksi. 
 
8. cadangan energi yang tersimpan dalam tubuh (dalam sel kulit serta berwujud lemak) dikeluarkan maka melegakan pernafasan organ tubuh serta sel-sel penyimpannya yang membuat kulit segar serta lembut. kulit yang awal mulanya kendur mau bertukar semakin kencang serta tak enteng berkerut. 
 
9. mengobati stroke, hipertensi, hipotensi, diabetes melitus, pengerasan pembuluh darah. 
 
10. menahan serangan kanker hati, kanker lambung, hepatitis, pendarahan otak ; gangguan ginjal, radang tenggorokan, radang hidung, amandel, serta radang kandung kemih. 
 
11. anda studi jadi orang yang tambah sabar serta tenang
 
12. puasa dapat mengurangi berat badan
puasa menjadi cara yang sangat cepat, efektif serta mengurangi berat badan, detoksifikasi, penyembuhan serta memperpanjang kemungkinan harapan hidup baik dengan cara preventif atau kuratif. 
 
13. puasa seperti terapi nutrisi yang natural
puasa merupakan salah satu cara penyembuhan alami terhebat yang pernah terdapat. hampir dapat dikatakan yaitu puasa merupakan obat dari semua persoalan. hewan pun dengan insting mau berpuasa andaikan sakit. puasa dapat mengalirkan kembali energi yang terpendam, tambah kreatif serta tambah mulai hidup. sebenarnya puasa yang dimaksud merupakan serta mengatur orang yang overnutrisi ketimbang yang malnutrisi. persoalan penyalahgunaan diit, pola makan westernisasi di negara dunia ketiga, telah menumbuhkan bermacam macam penyakit degeneratif mirip atherosklerosis, hipertensi, penyakit jantung, alergi, diabetes serta kanker. puasa bisa mendukung menyembuhkan penyakit ini dan serta mencegahnya. 
 
14. hidup semakin tambah baik dengan berpuasa
lantaran dengan puasa tak cuman tubuh anda jadi tambah sehat namun pula hati anda insyaallah jadi tambah bersih. 
 
 
15. berpuasa mau mengistirahatkan sistem pencernaan kita
dapat saja mulai kita hidup, cuman puasa yang bisa membikin istirahat dengan fisiologis pada sistem saluran cerna kita, perbanyak makan buah serta sayuran akan membantu proses ini
 
hikmah puasa ramadhan
 
1. menaikkan ketaqwaan
sebagaimana firman allah dalam alquran, “hai orang-orang yang beriman hendaknya atas kamu berpuasa, sebagaimana hendaknya atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa” (qs. al-baqarah : 183). 
 
2. menaikkan rasa syukur atas segala nikmat Allah
wahai orang-orang kaya, bersedekahlah pada orang-orang fakir pada bulan ramadhan mulia ini, memberilah mirip pemberian orang yang tak takut miskin. berdermalah dengan harta serta kebaikan pada saudara-saudaramu yang butuh, jadilah orang yang mensyukuri nikmat allah. rasulullah saw telah bersabda : “allah sungguh ridha pada hamba yang mengkonsumsi makanan setelah itu memuji-nya atas makan itu atau meminum minuman setelah itu memuji-nya atas minuman itu” (hr. muslim). 
 
3. orang yang berpuasa menyibukkan hatinya dengan pikir serta zikir. 
lantaran bila menuruti hawa nafsunya selanjutnya mau membuatnya lalai lebih-lebih mengeraskan hati. lantaran itu rasulullah saw mengarahkan untuk meringankan makan serta minum. sabda rasulullah : “tidak terdapat wadah yang diisi penuh oleh anak adam yang tambah buruk dari pada perutnya. cukuplah untuk anak adam itu suapan yang bisa menegakkan punggunya, andaikan dia tak bisa, selanjutnya 1/3 untuk makanannya, 1/3 untuk minumnya serta 1/3 untuk nafasnya” (hr. ibnu majah). 
 
demikian kegunaan berpuasa serta hikmahnya di bulan ramadhan, semoga anda dapat tambah memahami betapa indahnya bulan sici ramadhan dengan segala kegunaan serta hikmahnya. terimakasih serta selamat mobilisasi ibadah puasa. sebarkan kebaikan ramadhan dengan ucapan ramadhan untuk sesama muslim.

Sholat Tarawih Di Hikmah Bulan Ramadhan

Sudah banyak yang mengetahui tentunya apa saja yang menjadi keutamaan shalat tarawih di bulan ramadhan. Shalat tarawih memiliki keutamaan-keutamaan sendiri di setiap harinya. Lalu apa sajakah keutaman-keutamaan tersebut? Bagi yang belum mengetahui berikut saya bagikan informasi mengenai 30 Keutamaan Shalat Tarawih Bulan Ramadhan yang saya ambil dari Kompas Forum.

30 Manfaat / Keutamaan Shalat Tarawih:

Malam ke 01 : Siapa yang shalat Tarawih pada malam pertama dihapus dosa seorang Mu’min seperti ketika ia di lahirkan.
Malam ke 02 : Shalat Tarawih pada malam kedua di ampuni dosa dirinya dan kedua orang tuanya, jika keduanya Mu’min.
Malam ke 03 : Malaikat berseru dari ‘Arsy ” Telah diangkat amal dan dosanya yang telah lalu dan di ampuni oleh Allah SWT.
Malam ke 04 : Baginya mendapat pahala, seperti pahala membaca Kitab Taurat, Zabur, Injil dan AlQur-an.
Malam ke 05 : Allah SWT memberinya pahala seperti pahala Sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsho.
Malam ke 06 : Allah SWT memberinya pahala Thawaf di Baitul Makmur dan di mintakan ampun baginya oleh setiap batu benda.
Malam ke 07 : Seumpama pahala yang di peroleh nabi Musa A.S dan penolong dari kejahatan Fir’aun dan Hamman.
Malam ke 08 : Allah SWT memberikannya pahala seperti pahala apa yang diberikan kepada Nabi Ibrohim AS.
Malam ke 09 : Seumpama pahala Ibadah nabi Muhammad SAW.
Malam ke 10 : Allah SWT memberinya Rizki dan kebaikan di dunia dan akhirat.
Malam ke 11 : Apabila Ia meninggal dunia, seperti dilahirkan dari Ibunya.
Malam ke 12 : Ia datang pada hari kiamat kelak dengan wajah berseri-seri seperti bulan purnama.
Malam ke 13 : Ia datang pada hari kiamat, selamat dari kejahatan (kejelekan).
Malam ke 14 : Malaikat pada menyaksikan bahwa sesungguhnya orang tersebut telah Sholat Tarawih maka pada hari kiamat kelak Allah SWT tidak akan menghisabnya.
Malam ke 15 : Para malaikat bersholawat kepadanya dan menjaga di ‘Arsy dan kursi.
Malam ke 16 : Allah SWT mencatat baginya akan di bebaskan dari api neraka dan masuk surga.
Malam ke 17 : Diberikannya pahala seperti pahala para nabi.
Malam ke 18 : Satu Malaikat berseru : ” Hai Hamba Allah bahwasanya Allah SWT telah meridhoi kamu dan ke dua orang tuamu.
Malam ke 19 : Allah SWT akan mengangkat ke surga firdaus.
Malam ke 20 : Allah SWT memberikan pahala para Syuhada dan orang-orang Sholeh.
Malam ke 21 : Allah SWT membuatkan baginya sebuah istana di surga dari cahaya.
Malam ke 22 : Pada hari kiamat nanti, selamat dari kesulitan dan kesusahan.
Malam ke 23 : Allah SWT membangunkan baginya sebuah kota di surga.
Malam ke 24 : Dua puluh empat (24) permintaanya di kabulkan oleh Allah SWT.
Malam ke 25 : Allah SWT mengangkatnya dari siksaan kubur.
Malam ke 26 : Allah SWT mengangkatnya baginya pahala empat puluh tahun (40 thn).
Malam ke 27 : Ia akan melewti jembatan Shirotul Mustaqim pada hari kiamat kelak seperti kilat menyambar.
Malam ke 28 : Allah SWT mengangkat baginya seribu (1000) derajat di surga.
Malam ke 29 : Allah SWT memberikan pahala seribu (1000) haji yang makbul.
Malam ke 30 : Allah SWT berfirman : Hai Hambaku, makanlah buah-buahan di dalam surga dan mandilah engkau dengan air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku.

Nah setelah mengetahui 30 Keutamaan Shalat Tarawih diatas tentu sangat sayang sekali bukan jika kita meninggalkan ibadah shalat tarawih tersebut? Jadi, jika tidak ada halangan semoga kita semua dapat senantiasa selalu menunaikan ibadah sunah tersebut selama 30 hari penuh di bulan ramadhan ini.

Sumber Hadist dari Kitab Duratun Nasihin, Bab Keistimewaan Bulan Ramadhan (credit to wongalus.wordpress.com)

 

KEISTIMEWAAN BULAN MUHARRAM

Keutamaan Bulan Muharram dan Hari Asyura

Dari: http://www.eramuslim.com

Muharram adalah bulan di mana umat Islam mengawali tahun kalender Hijriah berdasarkan peredaran bulan. Muharram menjadi salah satu dari empat bulan suci yang tersebut dalam Al-Quran. “Jumlah bulan menurut Allah adalah dua belas bulan, tersebut dalam Kitab Allah 
pada hari Dia menciptakan langit dan bumi. Di antara kedua belas bulan itu ada empat bulan yang disucikan.”

Keempat bulan itu adalah, Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Semua ahli tafsir Al-Quran sepakat dengan hal ini karena Rasululullah Saw dalam haji kesempatan haji terakhirnya 
mendeklarasikan, “Satu tahun terdiri dari dua belas bulan, empat di antaranya adalah bulan suci. Tiga di antaranya berurutan yaitu Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan ke empat adalah bulan Rajab.”

Selain keempat bulan khusus itu, bukan berarti bulan-bulan lainnya tidak memiliki keutamaan, karena masih ada bulan Ramadhan yang diakui sebagai bulan paling suci dalam satu satu tahun. Keempat bulan tersebut secara khusus disebut bulan-bulan yang disucikan karena ada 
alasan-alasan khusus pula, bahkan para penganut paganisme di Makkah mengakui keempat bulan tersebut disucikan.

Pada dasarnya setiap bulan adalah sama satu dengan yang lainnya dan tidak ada perbedaan dalam kesuciannya dibandingkan dengan bulan- bulan lain. Ketika Allah Swt memilih bulan khusus untuk menurunkan rahmatnya, maka Allah Swt lah yang memiliki kebesaran itu atas
kehendakNya.

 

Keutamaan Bulan Muharram

Nabi Muhammad Saw bersabda, “Ibadah puasa yang paling baik setelah puasa Ramadan adalah berpuasa di bulan Muharram.”

Meski puasa di bulan Muharram bukan puasa wajib, tapi mereka yang berpuasa pada bulan Muharram akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah Swt. Khususnya pada tanggal 10 Muharram yang dikenal dengan hari ‘Asyura.

Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Muhammad Saw hijrah dari Makkah ke Madinah, beliau menjumpai orang-orang Yahudi di Madinah biasa berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Menurut orang-orang Yahudi itu, tanggal 10 Muharram bertepatan dengan hari ketika Nabi Musa dan 
pengikutnya diselamatkan dari kejaran bala tentara Firaun dengan melewati Laut Merah, sementara Firaun dan tentaranya tewas tenggelam.

Mendengar hal ini, Nabi Muhammad Saw mengatakan, “Kami lebih dekat hubungannya dengan Musa daripada kalian” dan langsung menyarankan agar umat Islam berpuasa pada hari ‘Asyura. Bahkan dalam sejumlah tradisi umat Islam, pada awalnya berpuasa pada hari ‘Asyura 
diwajibkan. Kemudian, puasa bulan Ramadhan-lah yang diwajibkan sementara puasa pada hari ‘Asyura disunahkan.

Dikisahkan bahwa Aisyah mengatakan, “Ketika Rasullullah tiba di Madinah, ia berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa. Tapi ketika puasa bulan Ramadhan menjadi puasa wajib, kewajiban berpuasa itu dibatasi pada bulan Ramadhan saja dan 
kewajiban puasa pada hari ‘Asyura dihilangkan. Umat Islam boleh berpuasa pada hari itu jika dia mau atau boleh juga tidak berpuasa, jika ia mau.” Namun, Rasulullah Saw biasa berpuasa pada hari ‘Asyura bahkan setelah melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan.

Abdullah Ibn Mas’ud mengatakan, “Nabi Muhammad lebih memilih berpuasa pada hari ‘Asyura dibandingkan hari lainnya dan lebih memilih berpuasa Ramadhan dibandingkan puasa ‘Asyura.” (HR Bukhari dan Muslim). Pendek kata, disebutkan dalam sejumlah hadist bahwa puasa di hari ‘Asyura hukumnya sunnah.

Beberapa hadits menyarankan agar puasa hari ‘Asyura diikuti oleh puasa satu hari sebelum atau sesudah puasa hari ‘Asyura. Alasannya, seperti diungkapkan oleh Nabi Muhammad Saw, orang Yahudi hanya berpuasa pada hari ‘Asyura saja dan Rasulullah ingin membedakan puasa umat Islam dengan puasa orang Yahudi. Oleh sebab itu ia menyarankan umat Islam berpuasa pada hari ‘Asyura ditambah puasa satu hari sebelumnya atau satu hari sesudahnya (tanggal 9 dan 10 Muharram atau tanggal 10 dan 11 Muharram).

Selain berpuasa, umat Islam disarankan untuk banyak bersedekah dan menyediakan lebih banyak makanan untuk keluarganya pada 10 Muharram. Tradisi ini memang tidak disebutkan dalam hadist, namun ulama seperti Baihaqi dan Ibnu Hibban menyatakan bahwa hal itu boleh
dilakukan.

Legenda dan Mitos Hari ‘Asyura

Meski demikian banyak legenda dari salah pengertian yang terjadi di kalangan umat Islam menyangkut hari ‘Asyura, meskipun tidak ada sumber otentiknya dalam Islam. Beberapa hal yang masih menjadi keyakinan di kalangan umat Islam adalah legenda bahwa pada hari’Asyura Nabi Adam diciptakan, pada hari ‘Asyura Nabi Ibrahim dilahirkan, pada hari ‘Asyura Allah Swt menerima tobat Nabi Ibrahim, pada hari ‘Asyura Kiamat akan terjadi dan siapa yang mandi pada 
hari ‘Asyura diyakini tidak akan mudah terkena penyakit. Semua legenda itu sama sekali tidak ada dasarnya dalam Islam. Begitu juga dengan keyakinan bahwa disunnahkan bagi mereka untuk menyiapkan makanan khusus untuk hari ‘Asyura.

Sejumlah umat Islam mengaitkan kesucian hari ‘Asyura dengan kematian cucu Nabi Muhmmad Saw, Husain saat berperang melawan tentara Suriah. Kematian Husain memang salah satu peristiwa tragis dalam sejarah Islam. Namun kesucian hari ‘Asyura tidak bisa dikaitkan dengan 
peristiwa ini dengan alasan yang sederhana bahwa kesucian hari ‘Asyura sudah ditegakkan sejak zaman Nabi Muhammad Saw jauh sebelum kelahiran Sayidina Husain. Sebaliknya, adalah kemuliaan bagi Husain yang kematiannya dalam pertempuran itu bersamaan dengan 
hari ‘Asyura.

Anggapan-anggapan yang salah lainnya tentang bulan Muharram adalah kepercayaan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang tidak membawa keberuntungan, karena Husain terbunuh pada bulan itu. Akibat adanya anggapan yang salah ini, banyak umat Islam yang tidak melaksanakan pernikahan pada bulan Muharram dan melakukan upacara khusus sebagai 
tanda ikut berduka atas tewasnya Husain dalam peperangan di Karbala, apalagi disertai dengan ritual merobek-robek baju atau memukuli dada sendiri.

Nabi Muhammad sangat melarang umatnya melakukan upacara duka karena meninggalnya seseorang dengan cara seperti itu, karena tindakan itu adalah warisan orang-orang pada zaman jahiliyah.

Rasulullah bersabda, “Bukanlah termasuk umatku yang memukuli dadanya, merobek bajunya dan menangis seperti orang-orang pada zaman jahiliyah.”

Bulan Pengampunan Dosa

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam sistem kalender Islam. Kata Muharram artinya ‘dilarang’. Sebelum datangnya ajaran Islam, bulan Muharram sudah dikenal sebagai bulan suci dan pada bulan ini dilarang untuk melakukan hal-hal seperti peperangan dan pertumpahan 
darah.

Seperti sudah disinggung di atas, bahwa bulan Muharram banyak memiliki keistimewaan. Khususnya pada tanggal 10 Muharram. Beberapa kemuliaan tanggal 10 Muharram antara lain Allah Swt akan mengampuni dosa-dosa setahun sebelumnya dan setahun ke depan. (Tarmizi)
(ln/Islamicity)

 

PROGRAM VB HOTEL

RUMUS LOGIN :

Private Sub cmdcancel_Click()
Unload Me
End Sub
Private Sub cmdok_Click()
If txtSERVER.Text = “Komp1” And txtusername.Text = “ari dwiasih” And txtpassworduser = “10100035” Then
FRMSPLASH.Show
Unload Me
Else
MsgBox “PERIKSA KEMBALI DATA YANG ANDA MASUKKAN”
End If
End Sub
Private Sub Form_Activate()
txtpassworduser.SetFocus
End Sub
Private Sub Form_Load()
bersih
End Sub
Private Sub bersih()
txtSERVER.Text = “Komp1”
txtusername.Text = “ari dwiasih”
txtpassworduser.Text = “”
End Sub

Private Sub txtusername_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtpassworduser.SetFocus
End If

End Sub

RUMUS SPLASH

Option Explicit
Dim iSplash As Integer

Private Sub Form_KeyPress(KeyAscii As Integer)
Unload Me
End Sub
Private Sub Frame1_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub Timer1_Timer()
On Error Resume Next
iSplash = iSplash + 1
prghotel.Value = prghotel.Value + 1000 / 1000
If iSplash > 100 Then
Timer1.Enabled = False
Screen.MousePointer = vbNormal
Me.WindowState = 0
Do
Me.Left = Me.Left + 3000
Me.Move Me.Left, Me.Top
DoEvents
Loop Until Me.Left > Screen.Width
Load frmmenu
frmmenu.Show
frmmenu.SetFocus
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub mnuexit_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN MAU KELUAR?”, vbCritical + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub mnujasa_Click()
Form3.Show
End Sub

Private Sub mnukamar_Click()
Form2.Show
End Sub

Private Sub mnutamu_Click()
Form1.Show
End Sub

Private Sub Toolbar1_ButtonClick(ByVal Button As MSComctlLib.Button)
If Button.Index = 1 Then
Form1.Show
ElseIf Button.Index = 2 Then
Form2.Show
ElseIf Button.Index = 3 Then
Form3.Show
ElseIf Button.Index = 4 Then
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN MAU KELUAR?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End If
End Sub

 

 

 

 

 

 

 

 

Private Sub cmdbersih_Click()
txtkodetamu = “”
txtnamatamu = “”
txtnoidentitas = “”
txtnotelp = “”
txtalamat = “”
txtkodetamu.SetFocus
End Sub

Private Sub cmdhapus_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst

End Sub

Private Sub cmdsimpan_Click()
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
txtkodetamu.SetFocus
End Sub

Private Sub cmdtutup_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR ?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub Form_Activate()
txtkodetamu.SetFocus
End Sub

Private Sub txtkodetamu_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnamatamu.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnamatamu_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnoidentitas.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnoidentitas_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnotelp.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnotelp_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtalamat.SetFocus
End If
End Sub

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Private Sub cmdbersih_Click()
cbonokamar = “”
cbojeniskamar = “”
cbolantai = “”
cbofasilitas = “”
cbotarif = “”
End Sub

Private Sub cmdhapus_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst
End Sub

Private Sub cmdsimpan2_Click()
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
End Sub

Private Sub cmdtutup_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR ?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub Form_Load()
cbojeniskamar.AddItem “ekonomi-1”
cbojeniskamar.AddItem “ekonomi-2”
cbojeniskamar.AddItem “ekonomi-3”
cbojeniskamar.AddItem “bisnis-1”
cbojeniskamar.AddItem “bisnis-2”
cbojeniskamar.AddItem “bisnis-3”

cbonokamar.AddItem “1”
cbonokamar.AddItem “2”
cbonokamar.AddItem “3”
cbonokamar.AddItem “4”
cbonokamar.AddItem “5”
cbonokamar.AddItem “6”
cbonokamar.AddItem “7”
cbonokamar.AddItem “8”
cbonokamar.AddItem “9”
cbonokamar.AddItem “10”
cbonokamar.AddItem “1-b”
cbonokamar.AddItem “2-b”
cbonokamar.AddItem “3-b”
cbonokamar.AddItem “4-b”
cbonokamar.AddItem “5-b”
cbonokamar.AddItem “6-b”
cbonokamar.AddItem “7-b”
cbonokamar.AddItem “8-b”
cbonokamar.AddItem “9-b”
cbonokamar.AddItem “10-b”

cbolantai.AddItem “Lantai I”
cbolantai.AddItem “Lantai II”
cbolantai.AddItem “Lantai III”

cbofasilitas.AddItem “televisi + 4 single bed”
cbofasilitas.AddItem “televisi + double + single spring bed”
cbofasilitas.AddItem “televisi + 3 single bed”
cbofasilitas.AddItem “2 single bed”
cbofasilitas.AddItem “single + double spring bed”
cbofasilitas.AddItem “2 single bed”
cbofasilitas.AddItem “3 single bed”
cbofasilitas.AddItem “double + single bed”

cbotarif.AddItem “150000”
cbotarif.AddItem “130000”
cbotarif.AddItem “110000”
cbotarif.AddItem “100000”
cbotarif.AddItem “90000”
cbotarif.AddItem “70000”
End Sub

Private Sub bersih()
cbonokamar.Text = “”
cbojeniskamar.Text = “”
cbolantai.Text = “”
cbofasilitas.Text = “”
cbotarif.Text = “”

End Sub

 

 

 

 

 

 

 

Private Sub cmdbersih_Click()
txtkodejasa = “”
txtnamajasa = “”
txtsatuan = “”
txtharga = “”
txtkodejasa.SetFocus
End Sub

Private Sub cmdhapus_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst
End Sub

Private Sub cmdsimpan3_Click()
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
End Sub

Private Sub cmdtutup_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR ?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub txtkodejasa_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnamajasa.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnamajasa_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtsatuan.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtsatuan_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtharga.SetFocus
End If
End Sub

program visual basic

 

 

 

 

source kodenya:

Private Sub cmdtambah_Click()
txtnoinduk.Text = “”
txtnama.Text = “”
cbojk.Text = “”
txttempatlahir.Text = “”
txttanggallahir.Text = “”
cboagama.Text = “”
txtalamat.Text = “”
txtnotlp.Text = “”
txtnamawali.Text = “”
txtpekerjaan.Text = “”
txtalamatwali.Text = “”
cbostatus.Text = “”
txttahunmasuk.Text = “”
cbokelas.Text = “”
txtwalikelas.Text = “”
txtnoinduk.SetFocus
End Sub

Private Sub cboagama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txttahunmasuk.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cbojk_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txttempatlahir.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cbokelas_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtwalikelas.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cmdedit_Click()
With Data1.Recordset
.Edit
End With
End Sub

Private Sub cmdsimpan_Click()
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
End Sub

Private Sub cmdkeluar_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR?”, vbCritical + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub cmdhapus_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst
End Sub

Private Sub Form_Load()
cbojk.AddItem “Laki-laki”
cbojk.AddItem “Perempuan”
cboagama.AddItem “Islam”
cboagama.AddItem “Protestan”
cboagama.AddItem “Katholik”
cboagama.AddItem “Hindu”
cboagama.AddItem “Budha”
cboagama.AddItem “Kongfucu”
cbostatus.AddItem “Anak Kandung”
cbostatus.AddItem “Anak Angkat”
cbokelas.AddItem “VII”
cbokelas.AddItem “VIII”
cbokelas.AddItem “IX”
End Sub

Private Sub mnexit_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR?”, vbCritical + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub txtalamat_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnotlp.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtalamatwali_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
cbostatus.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
cbojk.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnamawali_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtpekerjaan.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnoinduk_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnama.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnotlp_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnamawali.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtpekerjaan_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtalamatwali.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txttahunmasuk_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
cbokelas.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txttanggallahir_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
cboagama.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txttempatlahir_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txttanggallahir.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtwalikelas_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtalamat.SetFocus
End If
End Sub

Visual Basic

Option Explicit
Dim iSplash As Integer

Private Sub Form_KeyPress(KeyAscii As Integer)
Unload Me
End Sub
Private Sub splash_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub Timer1_Timer()
On Error Resume Next
iSplash = iSplash + 1
prgrmhskit.Value = prgrmhskit.Value + 1000 / 1000
If iSplash > 100 Then
Timer1.Enabled = False
Screen.MousePointer = vbNormal
Me.WindowState = 0
Do
Me.Left = Me.Left + 3000
Me.Move Me.Left, Me.Top
DoEvents
Loop Until Me.Left > Screen.Width
Load Form1
Form1.Show
Form1.SetFocus
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub mnuexit_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN MAU KELUAR?”, vbCritical + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub mnkamar_Click()
Form4.Show

End Sub

Private Sub mnpembayaran_Click()
Form3.Show
End Sub

Private Sub mnpmasuk_Click()
Form2.Show
End Sub

Private Sub cmdbersih_Click()
txtno = “”
txtnama = “”
txtalamat = “”
txtpenyakit = “”

txtno.SetFocus
End Sub

Private Sub cmdhapus_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst

End Sub

Private Sub cmdsimpan_Click()
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
txtno.SetFocus
End Sub

Private Sub cmdtutup_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR ?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub Form_Activate()
txtno.SetFocus
End Sub

Private Sub txtno_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnama.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtalamat.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub txtalamat_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtpenyakit.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cmdbersih1_Click()
txtnama = “”
txtpembayaran = “”
txtpemeriksaan = “”

End Sub

Private Sub cmdhapus2_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst
End Sub

Private Sub cmdbersih_Click(Index As Integer)
txtnama = “”
txtharga = “”
txtpemeriksaan = “”
txtnama.SetFocus

End Sub

Private Sub cmdhapus_Click(Index As Integer)
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst

End Sub

Private Sub cmdsimpan_Click(Index As Integer)
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
End Sub

Private Sub cmdtutup_Click(Index As Integer)
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR ?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If

End Sub

Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtharga.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtharga_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtpemeriksaan.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cmdbersih_Click()
cbonokamar = “”
cbojeniskamar = “”
cboruangan = “”
cbofasilitas = “”
cbotarif = “”
End Sub

Private Sub cmdhapus_Click()
Data1.Recordset.Delete
Data1.Recordset.MoveFirst
End Sub

Private Sub cmdsimpan2_Click()
With Data1.Recordset
.AddNew
End With
End Sub

Private Sub cmdtutup_Click()
PSN = MsgBox(“ANDA YAKIN INGIN KELUAR ?”, vbQuestion + vbYesNo, “PESAN”)
If PSN = vbYes Then
Unload Me
End If
End Sub

Private Sub Form_Load()
cbojeniskamar.AddItem “VIP”
cbojeniskamar.AddItem “EKONOMI”

cbonokamar.AddItem “1”
cbonokamar.AddItem “2”
cbonokamar.AddItem “3”
cbonokamar.AddItem “4”
cbonokamar.AddItem “5”
cbonokamar.AddItem “9”
cbonokamar.AddItem “20”
cbonokamar.AddItem “21”
cbonokamar.AddItem “22”
cbonokamar.AddItem “23”
cbonokamar.AddItem “24”
cbonokamar.AddItem “25”
cbonokamar.AddItem “26”
cbonokamar.AddItem “27”
cbonokamar.AddItem “28”
cbonokamar.AddItem “29”
cbonokamar.AddItem “30”
cbonokamar.AddItem “31”
cbonokamar.AddItem “32”
cbonokamar.AddItem “33”
cbonokamar.AddItem “34”
cbonokamar.AddItem “35”
cbonokamar.AddItem “36”
cbonokamar.AddItem “37”
cbonokamar.AddItem “38”
cbonokamar.AddItem “39”

cboruangan.AddItem “ANGGREK”
cboruangan.AddItem “MELATI”
cboruangan.AddItem “MAWAR”

cbofasilitas.AddItem “televisi + kulkas + ac + ruang tunggu”
cbofasilitas.AddItem “televisi + kulkas + ac”
cbofasilitas.AddItem “televisi + kulkas + kipas angin”
cbofasilitas.AddItem “televisi + kipas angin”
cbofasilitas.AddItem “kipas angin”
cbofasilitas.AddItem “tanpa fasilitas”

cbotarif.AddItem “2.500.000”
cbotarif.AddItem “2.000.000”
cbotarif.AddItem “1.500.000”
cbotarif.AddItem “1.000.000”
cbotarif.AddItem “400.000”
cbotarif.AddItem “100.000”
End Sub

Private Sub bersih()
cbonokamar.Text = “”
cbojeniskamar.Text = “”
cbolantai.Text = “”
cbofasilitas.Text = “”
cbotarif.Text = “”

End Sub

20 Kehebatan Manfaat Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Manusia

1. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa the penelitian “chronobiological” menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.

2. Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

3. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi. Saat puasa terjdi perubahan dan konversi yang massif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan. Sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang. Sehingga memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati.

4. Puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi, kegemukan dan darah tinggi. Dalam kondisi tertentu, seorang pasien bahkan dibolehkan berpuasa, kecuali mereka yang menderita sakit diabetes yang sudah parah, jantung koroner dan batu ginjal. Puasa dapat menjaga perut yang penuh disebabkan banyak makan adalah penyebab utama kepada bermacam-macam penyakit khususnya obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya.

5. Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usus-usus, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut.

6. Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. Karena berlebihan, balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri, bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan.

7. Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan member perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja mekanisme local pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.

8. Dalam keadaan puasa ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi pengkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Perubahan aksidental lipoprotein yang berkepadatan rendah (LDL), tanpa diikuti penambahan HDL. LDL merupakan model lipoprotein yang meberika pengaruh stumulatif bagi respon imunitas tubuh.

9. Pada pelitian terbaru menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar apobetta, menaikkan kadar apoalfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut dapat menjauhkan seragan penyakit jantung dan pembuluh darah.

10. Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang.

11. Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil akhir kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh ke dua testis.

12. Manfaat lain yang perlu penelitian lebih jauh adalah pengaruh puasa pada membaiknya penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis. Parameter yang diteliti adalah fungsi sel penetral (netrofil) dan progresifitas klinis penderita. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa terdapat korelasi antara membaiknya radang sendi dan peningkatan kemampuan sel penetral dalam membasmi bakteri.

13. Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar berbagai hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan. Namun hanya bersifat sementara karena beberapa hari setelah puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnya.

14. Bahkan seorang peneliti di Moskow melakukan penelitian pada seribu penderita kelainan mental termasuk sizofrenia. Ternyata dengan puasa sekitar 65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna. Berbagai penelitian lainnya menunjukkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi resiko kompilkasi kegemukan, melindungi tubuh dari batu ginjal, meredam gejolak seksual kalangan muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi

15. Pikiran kita yang melambat ketika lapar, ternyata menjadi lebih tajam. Secara instingtif, bukti ilmiah ini bisa diterima terkait dengan fakta bahwa dalam banyak hal, masalah lapar adalah masalah kelanjutan hidup. Jadi wajar saja, jika rasa lapar membuat pikiran semakin tajam dan kreatif. Sekelompok mahasiswa di University of Chicago diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai “remarkable”.

16. Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. Karena setan masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah. Dengan berpuasa, maka dia aman dari gangguan setan, kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. Karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat nikah, sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah dengan berpuasa

17. Seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa untuk hasil yang lebih dari sekedar manfaat fisik, yaitu agar mendapatkan manfaat mental dari aktivitas berpuasa, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.

18. Ilmuwan psikiater lainnya yaitu Dr. E.A. Moras, mengatakan bahwa seorang pasien wanitanya telah menderita sakit mental selama lebih dari delapan bulan. Wanita itu telah berobat kesana-kemari termasuk ke para ahli saraf dengan hasil kurang memuaskan. Ia memintanya untuk berpuasa. Wanita itu mengalami perbaikan kondisi mental, dan bahkan dinyatakan sembuh setelah berpuasa selama lima minggu. Di dalam otak kita, ada sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Fungsinya adalah sebagai pembersih dan penyehat otak. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini.

19. Sebuah tulisan penelitian yang dilakukan Dr. Ratey, seorang psikiaters dari Harvard, mengungkapkan bahwa pengaturan dan pembatasan asupan kalori akan meningkatkan kinerja otak. Dr. Ratey melakukan penelitian terhadap mereka yang berpuasa dan memantau otak mereka dengan alat yang disebut “functional Magnetic Resonance Imaging” (fMRI). Hasil pemantauan itu menyimpulkan bahwa setiap individu obyek menunjukkan aktivitas “motor cortex” yang meningkat secara konsisten dan signifikan.

20. Ilmuwan di bidang neurologi yang bernama Mark Mattson, Ph.D., seorang kepala laboratorium neuroscience di NIH’s National Institute on Aging. Dalam hasil penelitiannya menunjukkan bahwa diet yang tepat seperti berpuasa, secara signifikan bisa melindungi otak dari penyakit de-generatif seperti Alzheimer atau Parkinson. Hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa diet dengan membatasi masukan kalori 30% sampai 50% dari tingkat normal, berdampak pada menurunnya denyut jantung dan tekanan darah, dan sekaligus peremajaan sel-sel otak