TIPS

Mencegah dan Mengatasi Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Munculnya lingkaran hitam di bagian bawah mata bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya hidung tersumbat, kurang tidur, alergi, proses penuaan, perubahan hormon yang berhubungan dengan kehamilan atau menstruasi, kekurangan vitamin, dehidrasi, terlalu banyak merokok, disfungsi hati, efek samping obat, terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet, atau faktor keturunan.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mencegah munculnya lingkaran hitam?

1. Kurangi konsumsi kopi, soda, dan minuman yang mengandung kafein. Perbanyak air putih.
Minuman bersoda mengandung pemanis sintetis yang membuat bagian sekitar mata terlihat membengkak dan warnanya lebih gelap. Kafein membuat tubuh tak menyerap air dengan baik dan menyebabkan dehidrasi. Akibat dehidrasi, racun tak terbuang dengan sempurna dari tubuh dan menyebabkan warna kulit, termasuk di sekitar mata, menggelap.

2. Kurangi makanan siap saji.
Makanan kalengan dan yang mengandung bahan pengawet memperbanyak jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun inilah yang jika tak terbuang ke luar akan menumpuk dan menggelapkan kulit.

3. Perbanyak makan sayur dan buah.
Nutrisi yang terkandung dalam sayur dan buah bisa membantu mengusir racun dan mengurangi lingkaran hitam.

4. Tidur cukup.
Pastikan Anda tidur tak terlalu larut, minimal enam jam sehari. Jika lingkaran hitam sering sekali muncul di wajah Anda, cobalah tidur dengan dua bantal untuk membuat posisi kepala agak lebih tinggi saat tidur.

Bila lingkaran hitam sudah terlanjur muncul, jangan khawatir. Ada beberapa cara mengatasinya, seperti:

1. Kompres dengan teh celup yang sudah disimpan di dalam kulkas
2. Kompres dengan irisan mentimun
3. Gunakan produk kecantikan yang berfungsi menghilangkan lingkaran hitam di sekitar mata

Langkah-langkah Memilih Alat Pencatok Rambut

Alat pencatok rambut menjadi salah satu kebutuhan wanita untuk menata rambutnya. Namun salah memilih alat pencatok bisa berakibat fatal. Rambut Anda bisa rusak dan terlihat tidak terawat.

Agar tidak salah pilih, yuk kita simak langkah memilih alat pencatok rambut yang dikutip dari Sheknows.

1. Lapisan
Saat memilih alat pencatok, perhatikan lapisan (bagian untuk meluruskan rambut) dalamnya. Pilihlah yang terbuat dari bahan keramik, bukan besi. Alasannya, bahan keramik bisa menyimpan panas lebih cepat. Namun pendistribusian panas di lapisan keramik lebih lembut. Tak seperti pada lapisan besi. Lapisan besi yang panas dapat merusak lapisan terluar rambut dan menghilangkan kilau alaminya.

2. Pengontrol temperatur
Sebaiknya pilihlah alat pencatok yang memiliki pengontrol temperatur. Hal ini dapat memungkinkan Anda untuk mengatur tingkat panas yang diperlukan. Jadi tak perlu memanaskan rambut secara berlebihan karena dapat merusaknya.

3. Ukuran
Sesuaikan ukuran (lebar) alat pencatok dengan panjang rambut Anda. Jika rambut Anda tidak terlalu panjang (di atas bahu) maka pencatok berukuran 2 inci sudah cukup. namun jika Anda berambut panjang, pencatok berukuran 3-4 inchi akan memudahkan Anda.

4. Tombol mematikan otomatis
Untuk alasan keamanan, ada baiknya memilih alat pencatok yang bisa otomatis mati, jika panasnya sudah mencapai maksimal. Hal ini akan mengurangi risiko konsleting atau kebakaran saat Anda lupa mematikannya.

5. Bergaransi
Hal ini juga berlaku setiap Anda membeli alat-alat elektronok. Pilihlah alat pencatok yang memiliki garansi yang jelas. Sehingga jika ada kerusakan, Anda tak perlu khawatir.

Yang Dilarang dan Dianjurkan untuk Kulit Berjerawat

Jerawat merupakan masalah umum yang terjadi di kulit wajah. Namun untuk mengatasinya tak bisa sembarangan. Berikut ini tipsnya.

Berikut beberapa hal yang dilarang dan dianjurkan dalam merawat kulit wajah berjerawat seperti dikutip dari website Sheknows.

Dianjurkan

1. Pengelupasan kulit
Dalam merawat kulit, terkadang pengelupasan harus dilakukan. Hal ini dilakukan dengan tujuan membuang semua sel kulit mati agar bisa berganti dengan sel baru yang lebih sehat. Anda bisa mendapatkan produk pengelupasan kulit yang sesuai dengan berkonsultasi dengan dokter kulit Anda.

2. Membersihkan
Salah satu penyebab munculnya jerawat adalah kotoran yang tertinggal di pori-pori kulit. Oleh karena itu, bersihkan wajah dengan tuntas secara teratur, agar tak ada kotoran yang tertinggal dan menjadi penyebab timbulnya jerawat.

3. Memakai pelembap
Jerawat biasanya timbul pada jenis kulit wajah berminyak. Walau begitu bukan berarti wajah Anda tak perlu pelembap. Belilah pelembap khusus untuk kulit berjerawat, misalnya yang mengandung lidah buaya. Kandungan dalam lidah buaya dapat mengatasi radang pada jerawat dan mempercepat pemulihannya.

4. Setia pada satu produk
Kebiasaan gonta-ganti produk kecantikan akan bisa juga menjadi penyebab timbulnya jerawat. Produk perawatan yang cocok digunakan orang lain belum tentu sesuai dengan kulit Anda. Lebih baik setia pada satu produk yang memang dianjurkan oleh dokter kulit Anda.

Dilarang

1. Terlalu sering membersihkan wajah
Idealnya membersihkan wajah cukup dua kali sehari. Jika terlalu sering, kelembapan alami kulit justru hilang. Kulit menjadi rapuh dan mudah terserang bakteri penyebab jerawat. Lebih baik cucilah muka dengan air hangat tanpa sabun. Sehingga kelembapan alami kulit tidak berkurang.

2. Memakai scrub

Membersihkan wajah dengan produk mengandung scrub bukanlah jalan keluar yang baik untuk mengatasi kulit berjerawat. Scrub yang kasar justru dapat menambah radang pada jerawat semakin parah. Lebih baik gunakan produk yang tidak mengandung scrub.

3. Memencet jerawat
Salah jika Anda berpikir memencet jerawat akan mempercepat pemulihannya. Justru yang terjadi sebaliknya. Peradangan pada jerawat akan semakin parah dan menimbulkan bekas permanen ada kulit wajah

Lima Cara Alami Memerangi Jerawat Membandel

Timbulnya jerawat di wajah sering kali menganggu penampilan serta menghilangkan kepercayaan diri. Namun tak jarang, produk perawatan yang ditawarkan di pasaran tak mampu menghentikan timbulnya jerawat.

Daripada mengobati, lebih baik mencegah timbulnya jerawat tersebut dengan cara alami. Kuncinya ada di gaya hidup kita. Simak caranya dalam enam langkah yang dikutip dari Carefair.com berikut ini.

1. Perbanyak makan bawang putih
Bawang putih dapat menghancurkan bakteri merugikan di pori-pori kulit. Selain itu bawang putih juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, temasuk kulit. Sehingga timbulnya jerawat pun dapat dicegah.

2. Sinari kulit dengan matahari
Kulit memerlukan sinar matahari supaya terjaga kesehatannya sehingga sel-selnya dapat aktif secara sempurna. Biarkan kulit terkena sinar matahari pagi paling tidak 15 menit setiap harinya.

3. Olahraga dan tidur cukup
Stres yang Anda alami setiap hari juga akan memicu ketidakseimbangan hormon dan berakhir pada timbulnya jerawat. Olahraga dan tidur yang cukup akan membantu tubuh menstabilkan kembali hormon-hormon Anda.

4. Cuci muka dengan air hangat
Jerawat bisa timbul karena kotoran yang mengendap di pori-pori. Air hangat akan membuat pori-pori terbuka untuk sementara, sehingga sabun khusus wajah Anda bisa membersihkan kulit secara maksimal. Setelah bersih, basuh kembali wajah Anda dengan air biasa, agar pori-pori kembali menutup.

5. Bersihkan tubuh dari racun

Makanan yang kurang bersih dan polusi yang kita alami setiap hari dapat menjadi racun dan merangsang timbulnya jerawat di kulit. Cara membuang racun (detoksifikasi) yang alami adalah dengan meminum air putih yang cukup setiap hari. Racun-racun yang mengendap di dalam tubuh akan keluar bersama kotoran dan keringat, sehingga jerawat pun tak timbul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s